|
Hama dan Penyakit pada Tumbuhan
|
|
laporan Pengamatan Ilmu
Pengetahuan Alam
|
SMP Negeri 1 Pakem
Tahun Ajaran 2013/2014
Nama : Annisa Janatri Kusumaningrum
Kelas :
VIII A
Nomor : 05
A.
Tujuan :
1.
Mendata
macam-macam hama dan penyakt pada tumbuhan.
2.
Menyebutkan
bagian tumbuhan yang di serang dan cara menanggulangi.
3.
Menjelskan
perbedaan hama dengan penyakit pada tumbuhan.
B.
Langkah
kerja :
1.
Pergi
ke kebun atau sawah terdekat di tempat tinggal.
2.
Mewawancarai
petani yang ditemui untuk menanyakan jenis hama dan penyakit dan cara
menanggulangi.
3.
Mencatat
hasil wawancara dalam tabel pengamatan.
C.
Tabel
pengamatan :
|
NO
|
Nama
Hama
atau
Penyakit
|
Nama
Tumbuhan
|
Bagian
yang diserang
|
Cara
Menanggulangi
|
|
1.
|
Gendon (Lava Kumbang Penggerek Batang
|
Salak
pondoh
|
Batang
|
Disemprot dengan pestisida
|
|
2.
|
Tikus (Rattus norvegicus)
|
Padi
|
Biji,
Batang
|
-
Membongkar dan menutup lubang tempat bersembunyi para tikus dan menangkap
tikusnya
- Pengendalin Hayati, yaitu dengan menggunakan musuh alami tikus, yaitu ular - Menanam tanaman secara bersamaan agar dapat menuai dalam waktu yang sama pula sehingga tidak ada kesempatan bagi tikus untuk mendapatkan makanan setelah tanaman dipanen - Pengendalian Kimia, yaitu dengan menggunakan rodentisida (pembasmi tikus) atau dengan memasang umpan beracun, yaitu irisan ubi jalar atau singkong yang telah direndam sebelumnya dengan fosforus. Peracunan ini sebaiknya dilakukan sebelum tanaman padi berbunga dan berbiji. Selain itu penggunaan racun harus hati-hati karena juga berbahaya bagi hewan ternak dan manusia. |
|
3.
|
Ulat kupu-kupu
|
Kelapa
|
Daun
|
-
Membuang telur-telur kupu-kupu yang melekat pada bagian bawah daun
- Menggenangi tempat persemaian dengan air dalam jumlah banyak sehingga ulat akan bergerak ke atas sehingga mudah untuk dikumpulkan dan dibasmi. - Apabila kedua cara diatas tidak berhasil, maka dapat dilakukan penyemprotan dengan menggunakan insektisida |
|
4.
|
Ulat
Grayak (Spodoptera litura)
|
Cabai
|
Daun
|
Disemprot dengan insektisida
|
|
5.
|
Ulat
buah (Dacus ferrugineus coquillet atau Dacus dorsalis hend)
|
Apel
|
Buah
|
Disemprot dengan insektisida
|
|
6.
|
Hama
Penggerek Umbi Kentang (Phthorimaea operculella)
|
Umbi
Kentang
|
Buah
|
Dengan bakteri yang disterilkan sebelum
digunakan
|
|
7.
|
Hama
Pemakan Daun Kubis/hama putih (Plutella xylostella)
|
Kubis
|
Daun
|
-
Melakukan pergiliran tanaman selama 3 – 4 bulan. Langkah ini dilakukan dengan
cara menanam tanaman yang bukan se-famili dengan kubis – kubisan pada lahan
yang akan ditanami kubis. Hal ini dilakukan dengan tujuan untuk memutuskan siklus
hama.
- Secara biologis dengan menggunakan bakteri Bacillus thuringiensis. - Secara kimiawi dengan menggunakan insektisida. - Secara mekanik dengan melakukan penjebakan dengan menggunakan lampu dan cawan berisi air. |
|
8.
|
Wereng coklat (Nilapervata lungens)
|
Padi
|
Batang,
bulur-bulir buah
|
Disemprot
insektisida dan membasmi bibit-bibit wereng dengan membakarnya
|
|
9.
|
Wereng hijau (Nephotettix apocalis)
|
Padi
|
Kelopak,
urat-urat
|
Menggunakan
obat insektisida, rotasi tanaman, pembunuhan hama dan perangkap lampu jebak.
|
|
10.
|
Walang
sangit
|
Padi
|
Biji
|
-
Menanam secara serentak
- Membersihkan sawah dari segala macam rumput yang tumbuh di sekitar sawah agar tidak menjadi tempat berkembang biak bagi walang sangit. - Menangkap walang sangit pada pagi hari menggunakan jala penangkap. - Penangkapan menggunakan umpan bangkai kodok, ketam sawah, atau dengan alga - Melakukan pengendalian hayati dengan cara melepaskan musuh alami walang sangit - Menyemprot insektisida pada saat gabah masak susu pada umur 70-80 hari setelah tanam |
|
11.
|
Tungau
(kutu kecil)
|
Padi
|
Daun
|
Mengumpulkan
daun – daun yang terserang hama pada suatu tempat dan dibakar.
|
|
12.
|
Hama
Thrips pada cabai / kemreki
|
Cabai
|
Daun
|
Dilakukan
secara kimiawi, yaitu dengan melakukan penyemprotan insektisida.
|
|
13.
|
Ulat
Spedoptera exigua
|
Bawang
putih
|
Daun
|
-Menggenangi
lahan sebelum ditanami, pembersihan
lahan dari gulma
-Pengendalian secara biologis dengan menggunakan bakteri Baccillus
thuringiensis -Pengendalian secara kimiawi dengan
melakukan penyemprotan insektisida.
|
|
14.
|
Ulat
Helicoverpa armigera
|
Tomat
|
Buah
|
-Melakukan
rotasi tanaman dengan tanaman terhadap hama tersebut
-
Secara biologis dengan menggunakan musuh alaminya yaitu Microptilis manilae
untuk kepompong dan ulat, Diadegma argentiopilosa untuk ulat, atau
Trichogramma nana untuk telurnya.
|
|
15.
|
Ulat
Etiella zinckenella
|
Polong
buncis
|
Polong/biji
|
Membuang
tanaman orok – orok disekitar tanaman buncis tersebut atau dengan meakukan
penyemprotan insektisida
|
|
16.
|
Hama Penggerek buah mangga
|
Mangga
|
Buah
|
Menyemprotkan
insektisida pada buah mangga yang masih muda atau dengan membungkus buah muda
satu persatu sebelum kupu – kupu Noorda albizonalia dan Philotroctis eutraphera
sempat bertelur pada buah mangga tersebut.
|
|
17.
|
Tupai
(Callosciurus notatus )
|
Kelapa,
Kakao
|
Buah
yang hampir masak
|
Penjagaan
di kebun, dan memasang perangkap
|
|
18.
|
Kepik
hijau ( Nezara viridula. L) /
Lembing hijau
|
Padi
|
Biji
|
Disemprot insektisida sesuai aturan
|
|
19.
|
Kumbang
cula / kumbang penjepit / kumbang catut / kumbang kakatua
( xylotrupes Gideon . L) |
Kelapa,
Flamboyan, akasia, jeruk
|
Daun,
bunga
|
-
Membersihkan sampah-sampah disekitar pertanaman
- Penyemprotan insektisida sistemik - Penaburan insektisida butiran ; dan - Pelepasan parasit |
|
20.
|
Hama
Ganjur (Pachydiplosis oryzae)
|
Padi
|
Daun
|
-Mengatur
pengairan jangan sampai padi terendam dan disinari dengan lampu petromak
-Disemprot
insektisda dengan dosis yang tepat dan secara teratur
|
|
21.
|
Hama
Sundep (Scirpophaga innotata
|
Padi
muda
|
Daun
|
-
Menghancurkan dan memberantas telur sebelum menetas
- Disemprot dengan obat pestisida |
|
22.
|
Penyakit
Antraknosa
|
Cabai
|
Buah
|
|
|
23.
|
Penyakit
garis kuning
|
Kelapa
|
Daun
|
|
|
24.
|
Penyakit
batang dry basal rot
|
Kelapa
|
Buah
|
|
|
25.
|
Penyakit
busuk tandan (bunch rot)
|
Kelapa
sawit
|
Buah
|
Melakukan
penyerbukan buatan dan sanitasi kebun terutama pada musim hujan
|
|
26.
|
Penyakit
Akar Putih
|
Karet
|
Akar
|
|
|
27.
|
Penyakit
Hawar Daun Kentang
|
Kentang
|
Daun
|
Menanam
kentang yang tahan penyakit, menggunakan bibit kentang yang sehat, dan
melakukan penyemprotan dengan fungisida.
|
|
28.
|
Penyakit
embun tepung
|
Biji-bijian
|
Biji
yang berkecam-bah
|
pemberian
fungsida pada tanaman yang terserang jamur.
|
|
29.
|
Penyakit
Bercak Daun
|
Tanaman
yang masih muda
|
Daun
|
Memusnahkan
bagian tanaman yang terserang. Untuk mencegah serangan di pembibitan biasanya
dilakukan penyemprotan dengan larutan fungisida
|
|
30.
|
Penyakit
Busuk
|
Bawang
merah
|
Daun
|
Menggunakan
benih yang sehat atau bebas dari penyakit, membakar daun – daun sisa panen,
dan menyemprotkan fungisida
|
|
31.
|
Penyakit bercak ungu
|
Bawang
putih
|
Daun
|
Menanam
bawang putih pada lahan yang mempunyai saluran air baik, melakukan rotasi
tanaman, dan melakukan penyemprotan fungisida
|
|
32.
|
Penyakit layu
|
Tanaman
nilam, cabai
|
Daun
|
Mengurangi
populasi bakteri dalam tanah dengan cara menutup tanah dengan plastic
transparan selama satu bulan, melakukan rotasi tanaman, pengaturan perairan,
dan secara kimia dengan menggunakan bakterisida serta sterilisasi tanah
|
|
33.
|
Penyakit busuk (Pseudomonas Cattlyeyas)
|
Anggrek
|
Akar
|
Anggrek
yang akarnya membusuk harus segera dibuang atau dibakar agar tidak menyebar
ke anggrek yang lain
|
|
34.
|
Hama Nematoda
|
Kelapa
|
Daun
|
Meracuni
pohon yang terserang dengan natrium arsenit dan setelah mati / kering segera
dibongkar untuk menghilangkan sumber infeksi
|
|
35.
|
CVPD
(Citrus Vein Plhoem Degeneration)
|
Jeruk
|
Batang, daun, dan buah
|
Dengan
terramycin, yang merupakan sejenis antibiotik.
|
|
36.
|
Penyakit Akar Gada kubis
|
Kubis
|
Akar,
daun
|
-Mencegah
masuknya jamur penyebab penyakit ke lahan – lahan yang bebas dari serangan
jamur, pembibitan dilahan bebas pathogen, dan pengapuran -Pengapuran dilakukan jika pada lahan
tersebut tidak akan ditanami kentang.
|
|
37.
|
TMV (Tobacco
Mozaik Virus)
|
Tembakau
|
Permukaan
atas daun tembakau
|
|
|
38.
|
Tungro
(penyebab penyakit kerdil pada padi)
|
Padi
|
Daun
|
Menyemprotkan pestisida pada tanaman karena
penyakit ini berawal dari serangan hama wereng hijau dan coklat
|
|
39.
|
Penyakit virus belang
|
Kacang
tanah
|
Daun
|
|
|
40.
|
Penyakit bercak/ TYMV (Turnip Yellow
Mozaik Virus)
|
Lobak
|
Buah
|
|
|
41.
|
Cendawan Corticium salmonicolor
|
Salak Pondoh
|
Buah
|
|
|
42.
|
Jamur
Ustilago Maydis
|
Jagung
|
|
|
D. Pertanyan /Analisa Data :
1. a.
Sebutkan 5 macam nama hama dan tanaman yang diserang!
Ø Kera menyerang
buah-buahan dan sayur-sayuran.
Ø Gendon (lava
kumbang penggerek batang) menyerang
Salak
Pondoh.
Ø Ulat kupu-kupu
menyerang kelapa.
Ø Burung Pipit
menyerang padi.
Ø Babi hutan
menyerang umbi-umbian.
b. Sebutkan 5
macam nama penyakit dan tanaman yang diserang!
Ø Cendawan Corticium salmonicolor menyerang Salak
Pondoh.
Ø Tungro (penyakit
penyebab padi menjadi kerdil) menyerang padi.
Ø TMV (Tobacco
Mozaik Virus) menyerang tembakau.
Ø Jamur Ustilago
Maydis menyerang jagung.
Ø Phytoptora Infestans
menyerang kentang.
2. Jelaskan perbedaan hama dengan penyakit
tumbuhan!
|
Hama
|
Penyakit
|
|
Hama adalah perusak tanaman pada akar, batang, daun
atau bagian tanaman lainnya sehingga tanaman
tidak dapat tumbuh dengan sempurna atau mati
|
Penyakit adalah sesuatu yang menyebabkan
gangguan pada tanaman sehingga tanaman tidak bereproduksi atau mati secara
perlahan-lahan
|
|
Ciri-ciri :
a)Hama dapat dilihat oleh mata telanjang
b)Umumnya dari golongan hewan (tikus, burung, serangga, ulat dan sebagainya) c)Hama cenderung merusak bagian tanaman tertentu sehingga tanaman menjadi mati atau tanaman tetap hidup tetapi tidak banyak memberikan hasil.
d)Serangga hama biasanya lebih mudah diatasi karena hama tampak oleh
mata atau dapat dilihat secara langsung.
|
Ciri-ciri :
a)Penyebab penyakit sukar dilihat oleh mata telanjang
b)Penyebab penyakit antara lain mikroorganisme (virus, bakteri, jamur atau cendawan) dan kekurangan zat tertentu dalam tanah
c)Serangan penyakit umumnya tidak langsung sehingga tanaman mati secara
perlahan–lahan
|
3. Jelaskan yang dimaksud dengan :
a.
Pemberantasan hama / penyakit secara biologi!
Pemberantasan
secara biologi adalah pemberantasan
menggunakan organisme lain sebagai
musuhnya (hewan yang
bersifat predator), contoh: Tikus
diberantas dengan ular sawah.
b. Pemberantasan
hama / penyakit dengan pestisida!
Pemberantasan
dengan cara menyemprotkan tanaman yang di serang hama / penyakit dengan pestisida
agar tidak di serang kembali.
c.
Pemberantasan hama / penyakit secara radio aktif!
Pemberantasan secara radio aktif
adalah pemberantasan dengan
sinar radio aktif dengan cara memandulkan hama jantan
sehingga populasi hama dapat dikurangi secara bertahap.
4. a. Sebutkan contoh pemberantasan hama dan
penyakit secara
biologi!
Ø Membasmi tikus
sawah dengan ular sawah.
Ø Membasmi ulat
denga burung pemangsanya.
Ø Membasmi burung
pipit dengan burung elang.
Ø Membasmi kutu
loncat dengan semut rangrang.
b. Sebutkan jenis-jenis pestisida dan
fungsinya!
Ø Fungisida: untuk
membasmi jamur.
Ø Molisida : untuk membasmi moluksa (hewan bertubuh lunak, contoh: siput)
Ø Bakterisida : untuk membasmi bakteri.
Ø Rodentisida :
untuk membasmi hewan pengerat (contoh:
tikus).
Ø Insektisida : untuk membasmi serangga (contoh: ulat).
Ø Algasida :
untuk membasmi ganggang.
Ø Herbisida :
untuk membasmi tumbuhan / rumput liar /
gulma.
Ø Nematisida : untuk membasmi cacing.
c. Sebutkan contoh pemberantasan hama dan
penyakit secara radio
aktif!
Ø Memandulkan
tikus jantan.
Ø Memandulkan
wereng jantan.
Ø Memandulkan
kupu-kupu jantan.
5. Dari jenis-jenispemberantasan hama dan
penyakit di atas, pilih yang berwawasan
lingkungan dan beri penjelasan!
Pemberantasan hama dan penyakit pada
tumbuhan yang berwawasan lingkungan adalah pemberantasan secara radio akif
karena cara ini lebih aman bagi lingkungan, sebab hama tidak dimatikan melainkan
dengan memandulkan hama jantan dengan sinar radio aktif, sehingga populasi hama
dapat berkurang secara bertahap tanpa mengganggu keseimbangan alam.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar